Pemerintah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) sebesar US$ 6.497,50 per Wet Metric Ton (WMT) untuk periode 1–14 April 2026. Angka ini mengalami penurunan sebesar 4,35% dibandingkan periode kedua Maret 2026 yang berada di level US$ 6.792,97 per WMT.
Koreksi harga mineral penyusun tembaga di pasar global memengaruhi penurunan tersebut, jelas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana.
Menurutnya, harga mineral tersebut menjadi acuan utama dalam perhitungan HPE konsentrat tembaga untuk periode awal April. Koreksi yang terjadi mencerminkan dinamika pasar internasional yang tengah mengalami penyesuaian.
Tidak hanya tembaga, harga komoditas logam mulia juga mengalami penurunan. HPE emas tercatat turun dari US$ 165.118,45 per kilogram menjadi US$ 157.267,62 per kilogram. Sementara itu, Harga Referensi (HR) emas ikut melemah dari US$ 5.135,76 per troy ounce menjadi US$ 4.891,57 per troy ounce.
Sepanjang periode pengumpulan data, harga tembaga tercatat turun sebesar 3,53%, emas 4,75%, dan perak mengalami penurunan paling signifikan sebesar 7,68%.
Koreksi pasar setelah tren kenaikan sebelumnya menurunkan HPE dan HR emas.
Serta penyesuaian di pasar keuangan global turut memengaruhi kondisi tersebut.
Pemerintah menetapkan HPE dan HR tersebut melalui Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 559 Tahun 2026 tentang HPE dan HR atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Kebijakan ini berlaku untuk periode 1 hingga 14 April 2026.
Dalam proses penetapannya, pemerintah menggunakan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengacu pada harga pasar internasional. Harga tembaga merujuk pada London Metal Exchange (LME), sementara harga emas dan perak mengacu pada London Bullion Market Association (LBMA).
Koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan.
Serta Kementerian Perindustrian menetapkan kebijakan ini.

















Discussion about this post