Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk gelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Kamis (26/11/2025). Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda nasional.
Mulai dari persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga penanganan cepat bencana yang terjadi di wilayah Sumatera.
Sekretaris Kabinet mengunggah momen rapat tersebut di Instagram, dan sekitar 20 menteri menghadiri pertemuan itu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional.
Menjelang perayaan Nataru serta memastikan roda ekonomi tetap bergerak melalui berbagai stimulus.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa salah satu fokus utama ratas adalah instruksi presiden.
Terkait respons cepat terhadap bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Presiden telah memerintahkan Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kementerian PU, Kemensos, serta tim medis dan kesehatan TNI-Polri dan Kemenkes untuk terus dikerahkan dalam penanganan bencana tersebut,” ujar Teddy.
Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo langsung menghubungi Kepala BNPB dan Kepala Basarnas.
Pada malam terjadinya bencana di wilayah Tapanuli untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat. Pemerintah juga mulai memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca guna menekan curah hujan di wilayah terdampak.
Dalam ratas yang di gelar, Prabowo menugaskan Menko PMK Pratikno sebagai koordinator penanganan bencana. Prabowo meminta Pratikno untuk terus memantau perkembangan di lapangan serta memastikan seluruh proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.
“Menko PMK, Pratikno, ditugaskan Bapak Presiden untuk terus memantau dan mengoordinasikan jalannya evakuasi serta penanganan para korban terdampak,” kata Teddy.
Pemerintah memobilisasi seluruh sumber daya secara maksimal untuk mempercepat penanganan bencana dan memberikan perlindungan bagi masyarakat di wilayah terdampak.

















Discussion about this post