Jakarta – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pentingnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025. Ia bahkan menyebut pembentukan Panitia Khusus (Pansus) sebagai opsi yang relevan untuk mengusut berbagai persoalan yang terjadi selama proses haji berlangsung.
“Menurut saya, ini sudah waktunya Pansus. Karena permasalahan haji bukan hanya teknis, tapi juga lintas sektor. Maka, perlu keterlibatan lintas alat kelengkapan dewan,” ujar Cucun dalam keterangannya kepada media, Kamis (26/6).
Langkah evaluasi ini akan dimulai dengan rapat pimpinan DPR RI setelah seluruh laporan dari Komisi VIII dan Timwas Haji dirampungkan. Evaluasi akan mencakup seluruh aspek, mulai dari proses pemberangkatan, akomodasi di Arab Saudi, konsumsi, hingga mekanisme pemulangan jemaah.
Cucun juga menyoroti perlunya keterbukaan data dan sinergi antara Kementerian Agama dan DPR agar perbaikan layanan haji dapat menyentuh akar persoalan. Ia menilai, jika hanya dibahas di satu komisi, hasil evaluasi akan kurang komprehensif.
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani juga membuka kemungkinan dibentuknya Pansus Haji 2025 jika memang diperlukan. “Kami akan menunggu laporan resmi dan selanjutnya dibahas di forum pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya,” katanya.
Isu-isu seperti keterlambatan konsumsi, ketidaksesuaian data penumpang, hingga persoalan logistik dan fasilitas penginapan menjadi sorotan utama. Dengan mempertimbangkan berbagai dinamika tersebut, DPR mendorong adanya upaya perbaikan sistemik dan tidak hanya bersifat reaktif.

















Discussion about this post