Site icon Parlemen.news

Banjir Jakarta Mulai Surut, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Masih Tergenang

BPBD: 114 RT dan 15 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir

Jakarta – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta mulai berangsur surut pada Jumat (23/1/2026) malam. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta masih mencatat 114 RT dan 15 ruas jalan dalam kondisi tergenang.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengatakan hujan deras yang mengguyur Jakarta.

Dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) memicu genangan di berbagai titik.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 114 RT dan 15 ruas jalan yang masih tergenang,” ujar Yohan dalam keterangannya, Jumat.

Secara umum, jumlah titik banjir mengalami penurunan. Namun, di Jakarta Barat, titik genangan justru bertambah dari 48 RT pada pukul 19.00 WIB menjadi 50 RT pada pukul 20.00 WIB. Sebaliknya, di Jakarta Selatan, genangan berkurang dari 40 RT menjadi 31 RT.

PBD menyebut jumlah titik banjir menurun, meski genangan di Jakarta Barat sempat bertambah.

BPBD DKI Jakarta juga melaporkan sejumlah titik yang telah surut, antara lain di wilayah Kuningan Barat, Pela Mampang, Rawa Jati, Cilandak Timur, Bendungan Hilir, Pondok Pinang,.

Kampung Melayu, Kamal, Kota Bambu Selatan, Halim Perdana Kusuma, Cipinang Melayu, Marunda, dan Ulujami.

Sementara itu, wilayah yang masih terdampak banjir tersebar di beberapa kota administrasi. Di Jakarta Barat, genangan terjadi di sejumlah kelurahan seperti Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Utara, Joglo, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Meruya Selatan, dengan ketinggian air berkisar 15 hingga 120 sentimeter.

Di Jakarta Selatan, genangan masih terjadi di wilayah Petogogan, Cipulir, Duren Tiga, dan Pejaten Timur, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 100 sentimeter. Sementara di Jakarta Timur, banjir tercatat di Rawa Terate, Bidara Cina, Cipinang Muara.

Kampung Melayu, Cipinang Melayu, Halim Perdana Kusuma, Makasar, dan Pinang Ranti, dengan ketinggian air antara 20 hingga 80 sentimeter. Adapun di Jakarta Utara, genangan masih terjadi di Kapuk Muara dengan ketinggian 40 hingga 85 sentimeter.

Selain permukiman, 15 ruas jalan juga masih tergenang, di antaranya kawasan Pejagalan, Cengkareng Timur, Kapuk.

Jelambar, Kedaung Kali Angke, Kembangan Utara, Joglo, Duri Kosambi, Kamal, Petogogan, Kebon Pala, dan Makasar. Ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar antara 10 hingga 75 sentimeter, sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang tinggi. Warga juga diminta memantau informasi resmi serta menghindari melintasi jalan yang masih tergenang.

Exit mobile version